saya adalah anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Ayahanda Suryanto
dan Ibunda Satya Widayati yang lahir pada tanggal 22 desember 1991, disebuah
kota kecil yaitu Sampit (kalimantan Tengah). Saya sedari kecil dididik orang
tua dengan cukup disiplin, baik dari sikap,etika serta intelegensia.
pada umur 3 Tahun orang tua sudah mendidik untuk belajar pelajaran dasar
untuk ke arah TK seperti alfabet dan angka. Dan orang tua saya secara simultan
dan sedikit paksaan untuk membimbing belajar saat itu.
saat masi bocah.. hahahaha
Umur 3,5 tahun saya masuk TK Tunas Rimba (sampit), tidak banyak memori yang
saya ingat ketika di TK. Jadi mungkin di skip aja kali yah.
Umur 5,5 tahun saya masuk di kelas 1 SD katolik Yos Sudarso (sampit). Dan disini
terjadi pembentukan karakter dan disiplin saya. Banyak kejadian lucu dan
menarik ketika saya berada di SD. Salah satunya yang paling memalukan di kelas
1 saya pernah mencret didalam kelas (maluu…) hahahaha… saya juga pernah dihukum
jalan jongkok keliling sekolah gara2 ga ngrjain PR. Yang malu2in juga waktu ga
ngrjain PR tpi dkasi papan pngumuman yang dikalungin di leher yang isinya “saya
berjanji tidak akan lupa mengerjakan PR”. Dan di SD inilah saya menemukan cinta
monyet saya,, hahahha…
Lulus dari SD, saya melanjutkan ke SMP negeri 1 sampit. Saat itu pada tes
masuk saya berada pada urutan kedua dari atas (pinter juga yah gueee) hahahha. Untuk
kelas 1 saya berada di kelas unggulan yang berarti isinya adalah orang dengan
iq diatas rata2 (padahal gue bodoh aja belum nyampe,, masi dongo). Dan saat
itulah awal perkenalan saya dengan BASKET. Basket membuat banyak perubahan
dalam hidup saya, bisa dibilang sebelumnya saya adalah ank alim yang hidupnya
lempeng dan lurus2 aja. Tp stelah mengenal basket,saya terbawa arus pergaulan
dan itu berdampak pada kehidupan sosial dan akhirnya mempengaruhi prestasi di
bidang akademik. Jadi anjlok total, nilai-nilai menjadi terjun bebas. Saya tidak
bisa ceritakan lengkap disini sampai separah apa kerusakan diri saya pada saat
itu, tapi ada suatu masa dimana Tuhan (saya Nasrani) mengingatkan saya untuk
kembali ke jalan yang benar. Yaitu pada Saat saya SMA kelas 1, disinilah
perbaikan total mindset saya tentang pandangan dan prinsip hidup.

foto bersama saudara sepupu
orang yang mengubah hidup saya adalah dari foto paling kanan (Gideon)
Saya melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 sampit, dan disinilah saya mulai
belajar tentang organisasi skala sekolah (OSIS). Saya coba aktif dikepengurusan
OSIS untuk disub bidang olahraga basket (tentunya Hobi gueee) dan selama 3
tahun saya bersekolah disana banyak kejadian menarik dan tak terlupakan. Saya memiliki
3 orang sahabat tak tergantikan (Aji wiyasa mahasiswa FK UII, Indra Cahyo Utomo
mahasiswa Teknik Sipil ITATS, dan Perdana Rezha Kusuma Putra Hermawan mahasiswa
FK UI). Bersama merekalah saya menghabiskan masa SMA saya, mulai dari curhat
masalah percintaan, olahraga bareng,belajar bareng, hangout bareng, les bareng,
ujian Bareng (ya iyalah),aktif organisasi bareng, bahkan bikin Band abal-abal, padahal
skill pas-pasan. haha( banyak yah,, tp gue jamin!! Kita berempat bukan HOMO)
Selama 3 tahun di SMA aktif di basket sekolah untuk tingkat kabupaten,
sekolah saya selalu memegang Gelar juara bertahan (hanya saat saya kelas 1
pernah juara 3, soalnya masi belum matang) hahaha.. tpi tetap aja ketika
berangkat ke tingkatan lebih tinggi, skill kita semua belum ada apa-apanya. Untuk
POPDA seKalteng hanya mendapat juara 3 (pemain popda yang berasal dari sekolah
saya ada 6 orang dari total 12 orang).
Kejuaraan antar SMA tingkat Kabupaten
TIM POPDA KOTIM
Sahabat SMA tercinta
kiri ke kanan : Indra,guee,dama(tengah),Rezha, dan Aji
Untuk bidang akademik sendiri, saya pernah menjadi juara umum paralel
peringkat 3 untuk kelas IPA di kelas 2 SMA dan ikut beberapa kali olimpiade
sains tingkat kabupaten untuk cabang astronomi dan biologi (males belajar
serius karena lebih memilih basket). Setiap sore dulunya saya habiskan untuk
bermain basket, jadi ga pernah ikutan bimbel olimpiade.. hahahaha.
Prestasi akademik yang pernah dicapai hanya mewakili sekolah untuk Lomba
cerdas cermat UUD’45 tahun 2008 di Jakarta. Dan berkat hal itu saya mendapat
pengalaman untuk jalan-jalan ke Istana Negara,gedung DPR & MPR, Dufan
secara gratis dan dapat uang saku pula.. hahahaha.
saat di Jakarta
Keluarga tercinta yang mendukung saya hingga saat ini
Tahun 2009 saya masuk di Fahutan IPB dan untuk lengkapnya akan saya
ceritakan di postingan saya yang berikutnya. Mkasi buat yang uda mau baca yah…..
J
sedikit cerita bagi kawan-kawan aja. Bahwa pendidikan baik akademik dan
non-akademik perlu dibangun sejak dini sebagai bentuk pengembangan softskill
dan hardskill. Karena kebutuhan zaman yang menuntut kita untuk memperkaya hal
itu pada diri kita. Tahu dan sudah sadarkah anda akan hal itu?? Tidak ada kata
terlambat untuk belajar,selama ada niat dan usaha. Maka Tuhan akan memberikan
jalan kepada kita. Are you sure can do it? Of course I do, because I have
GOD.God will help you. Believe it.